BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS »

Sunday, January 17, 2010

Katanya


Katanya hatinya luluh,

Katanya hatinya hancur berderai,

Katanya hatinya itu terasa begitu perit,

Katanya hatinya itu terasa sangat pedih,

Katanya hanya Tuhan sahaja yang tahu betapa luluh hatinya...


Kasihanlah dia...

Hatinya benar-benar luluh,

Hatinya benar-benar remuk,

Hatinya benar-benar hancur,

Kasihanilah dia...


Katanya... kenapa perlu ada dia,

Katanya... kenapa tidak berterus terang,

Katanya... kenapa perlu disakiti hatinya,

Katanya... belum cukupkah sakit yang selama ini ditanggung,

Kasihanilah dia...


Katanya... hatinya luluh,

Hatinya merintih,

Ditanya kepadanya kenapa,

Dia hanya senyum,

Dia tak berkata,

Katanya tak mengapa,

Katanya hatinya luluh...


Kasihanilah dia,

Lalu dia pun berkata,

Semenjak sampainya hujung minggu,

Katanya... dia bukan berbicara untuk meraih simpati...


*Taken from Sir Humam's Facebook, written on January 16, 2010